Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Elle Style Awards 2010’


Two of Sapto Djojokartiko dresses are featured in an article regarding Elle Style Awards 2010 where the designer participated in the fashion show and presented five of his collections for the annual event held by Elle Indonesia. The designer also presented five looks in this year’s Elle Style Awards last April and also awarded the 2011 Fashion Designer of The Year from Elle Indonesia.

In another page in an issue of Elle Indonesia, Yoland Handoko wrote an article “The Dark Parade” regarding Sapto Djojokartiko’s trunk show exclusively for Harvey Nichols Jakarta that was held on Wednesday May 26th, 2010 with Marie Claire Indonesia as media partner. The images in the article was photographed by Grace Gunawan.

Below are the excerpts of the article:

 

Iringan busana bernuansa klasik dengan tone gelap mendominasi koleksi terbaru desainer Sapto Djojokartiko. Berikut penuturan Yoland Handoko dari Grand Indonesia.

 

       Sambutan baik dari masyarakat terhadap perkembangan industri mode Tanah Air semakin terasa kuat selama kurun waktu satu dekade terakhir. Semakin banyaknya generasi muda yang sadar akan pentingnya estetika dalam berbusana membuka banyak peluang bagi desainer-desainer lokal dalam mereali-sasikan ide mereka. Hal ini pula yang memotivasi desainer Sapto Djojokartiko dalam berkarya, sehingga pada bulan Mei lalu, bekerja sama dengan Marie Claire Magazine, Harvey Nichols dan Mitra Agung Persada, Sapto Djojokartiko menggelar trunk show koleksi ready to wear-nya secara ekslusif di Harvey Nichols, Jakarta.

       Palet warna gelap seperti abu-abu, cokelat dan hitam menjadi pilihan Sapto untuk koleksi kali ini. Era gothic yang menjadi inspirasi utama dengan mahir digabungkan dengan berbagai elemen lain sehingga tidak terkesan tacky dan stereotype. Pemilihan bahan lace yang diaplikasikan ke kain chiffon pada one shoulder mini dress, beragam pleats gown berbahan chiffon dan lace serta rok pendek dengan teknik collage lace turut memperkuat nuansa klasik dan romantik pada koleksi kali ini.

       Hal menarik lain yang terlihat pada koleksi kali ini adalah hadirnya beberapa item hasil eksperimen Sapto dengan pola baju pria. Deretan trench coat, blazer serta long vest bersiluet tegas dengan teknik dekonstruksi memberi sentuhan androgyny yang kental. Hal tersebut seakan menjadi bukti akan kegemaran desainer kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini dalam menyelaraskan berbagai elemen yang saling bertabrakan dalam setiap koleksinya.

       Sebagai desainer, perhatian extra terhadap detail dan pengembangan konsep yang semakin terarah serta kemauan untuk terus bereksperimen sangatlah esensial. Lewat eksistensinya, Sapto membuktikan bahwa dia telah berkembang dan matang dalam berkarya. Congrats and keep up the good work!

Read Full Post »

%d bloggers like this: